Sejarah
Pers Indonesia
Dari
beberapa yang saya baca ada banyak hal yang menjelaskan banyak hal yang membuat
perkembangan pers di idonesia dari awal mula masa perjuangan sampai era
reformasi
·
Masa perjuangan
Sebelum presiden
mendeklarasikan kemerdekaan indonesia perkembangan pers di indonesia sudah ada
dan oleh tokoh masyarakat dijadikanlah
alat untuk memperjuangkan kemerdekaan indonesia semakin lama pers sudah
mulai dimuat di media cetak ataupun bisa disebut surat kabar pada saat itu
·
Masa kemerdekan
Dari awal
kemerdekaan sampai menuju orde baru berpengaruh besara pada masa perkembangan
pers di indonesia, lama kelamaan pers memilih untuk menganut pers bebas yang
dianut oleh beberapa negara liberal yang memunculkan nama mochtar lubis, B.M
Diah yang ikut berjuang dengan tulisan-tulisannya
·
Masa orde baru
Pada masa inilah
peraturan perundang-undangan mulai diatur keluarlah perauran uu no 11 tahun
1996 dan disempurnakan lagi pada uu no 21 tahun 1982 dan pada saat masa
kepemimpina n presiden soeharto pers dianggapsebagai pendukung berkembangnya
pembangunan.
Namun dibalik
itupun ada anggapan pemerintah yang kurang baik soal pers yang bebas dapat
mengganggu keamanan negara sehingga laju kebebasannya dikontrol dengan ketat
dan pencabutan izin terbit (SIUPP)
·
Era reformasi
Lahirlah gerkan reformasi pada tahun 1998
yang menggatikan pers pada masa orde baru melahirkan peraturan
perundang-undangan yang menyimpang dari nilai-nilai pancasila UU no 40 tahun
1999 dan pers indonesiapun menganut pers tanggung jawab sosial.
Sejarah pers internasional
Ada
banyak sistem yang dianut oleh pers dunia yang pertama yaitu sistem pers
otoriter yang bisa disebut juga dengan kepanjangan tangan pemerintah, kedua
sistem pers liberal yang membantu menemukan kebenaran dan mengawasi pemerintah,
ketiga sistem tanggung jawab sosial pengembangn dari pers liberal yang
dikembangkan pada abad ke 20 di amerika serikat, dan yang keempat yaitu sitem
totaliter-soviet dikembangkan dari ideologi marxis dan nilai kebersamaan antar
golongan.
Daftar pustaka
Ejournal.undip.ac.id








0 komentar:
Posting Komentar