KUDUS-
Physical Education Futsal and Dance Competition Se-Eks Karesidenan Pati yang di selenggarakan
oleh mahasiswa PGPJSD A 2015 di GOR Bung Karno Kudus, event yang
diselenggarakan pada tanggal 27-29 april 2018 ini. masih memiliki banyak cerita
tersendiri bagi para Panitia, Pemain, Suporter, Pelatih, dan Stakeholder lainnya.
Muhammad Taufiqurrahman atau kerap
di sapa “Tile” pria berperawakan tinggi dan hitam ini merupakan Pelatih futsal
tim SMA 1 tahunan. Pada event ini SMA
1 tahunan mengirimkan dua tim yakni tim A yang diisi oleh kelas 10 dan 11 serta
Tim B yang bermaterikan pemain kelas 12. “ Alhamdulillah meskipun kami tidak
menjadi juara satu tetapi kami berhasil membawa pulang dua piala dan satu gelar
individu yakni sebagai juara 2 (Tim A), Juara 3 (Tim B), dan gelar top skor
berhasil diraih oleh Feri setiawan” ucap pria kelahiran 23 Oktober 1995
tersebut.
Meskipun hanya menemani anak
asuhnya pada hari minggu karena hari jumat dan sabtu Tile masih harus memenuhi
kewajibannya sebagai penjaga salah satu tempat futsal di daerah Jepara, tetapi
beliau selalu berpesan kepada anak asuhnya bahwa “ada ataupun tidak ada saya
kalian tetap bisa bermain dan bisa mengalahkan lawan kalian, jika ingin saya
temani kalian harus bisa terus lolos sampai hari minggu nanti” begitulah
sedikit motivasi yang diberikan oleh Pelatih yang tinggal di daerah Pengkol
Jepara. Karena mendapat kepercayaan yang sangat luar biasa dari pelatihnya para
pemain dari SMA tahunan berhasil menjawab kepercayaan pelatihnya dengan
berhasil melaju sampai ke babak delapan besar yang dilaksanakan pada hari minggu
(29/4).
Perjalanan yang dilalui oleh SMA
Negeri 1 Tahunan tidaklah mudah baik Tim A maupun Tim B karena mereka harus
mengalahkan sekolah-sekolah yang berasal dari berbagai kota yang ada di
karesidenan pati seperti kabupaten Pati, Rembang, Blora, tuan rumah Kudus, dan
rekan satu kota yakni Jepara sendiri, Bahkan di pertandingan pertama Tim B dari
SMA N 1 Tahunan ini harus berhadapan dengan saudara sendiri dari Jepara, SMK
islam Jepara menjadi lawan pertama Tim B SMA N 1 Tahunan pertandingan berjalan
sengit dan seru awalnya mereka tertinggal lebih dulu memlalu gol yang dicetak
oleh Nano pada detik ke-2 tetapi mereka berhasil membalikkan keadaan melalui
Helmi pada menit ke 11 dan Imron ketika waktu menunjukkan 13 menit perjelanan
pertandingan, sehingga mereka berhasil menang dengan skor 2-1, di pertandingan
16 besar yang dilaksanakan pada hari sabtu mereka melawan SMK NU Ma’arif B yang
merupakan tim dengan basis Suporter yang sangat banyak, pertandingan yang
sempat diwarnai insident pelemparan botol oleh oknum suporter SMK NU Ma’arif B
dan Tim B SMA N 1 Tahunan mogok main ketika waktu hanya tersisa 40 detik dan
wasit menyatakan SMK NU Ma’arif B di diskualifikasi, sehingga Tim B SMA N 1
Tahunan yang akhirnya melaju ke babak 8 besar, di babak 8 besar berakhir dengan
tendangan adu penalti yang di 15 menit x 2 pertandingan berakhir dengan skor
1-1, di babak semifinalpun mereka harus menentukan peruntungannya melalui
tendangan drama adu penalti dan yang mengalahkan mereka adalah sang juara SMA 2
Bae Kudus, mereka kalah dengan skor 3-2, “hal yang sangat kami sayngkan adalah
pada saat koin tos kami yang menang dan saya yakin untuk memilih sebagai
penendang dengan harapan kita bisa mencetak gol dan melaju ke-final, tetapi
kenyataan berkata lain, tendangan dari helmi membentur tiang gawang dan bola
keluar, tapi tidak apa-apa masih ada perebutan juara 3 dan itu yang harus kami
bawa pulang” ucap sang kapten feri setiawan (29/4). Kegagalan dalam adu penalti
tersebut tidak menyurutkan semangat para pemain SMA N 1 Tahunan B, meskipun
hanya perebutan juara 3 mereka tetap antusias karena hadiahy yang diberikan
oleh panitia sekitar Rp.1.500.000 dan hal itu yang memberikan motivasi lebih
untuk mereka, selain itu, harga diri mereka yang lebih penting karena SMA N 1
Tahunan A yang mayoritas diisi oleh kelas 11 berhasil melaju sampai final,
untuk itu mereka tidak ingin kalah dengan adik kelas mereka yang baru berkumpul
satu bulan, sedangkan mereka sudah hampir 3 tahun berkumpul, di babak perebutan
juara 3 mereka bertemu dengan SMK N 1 Blora yang merupakan jawara di kabupaten
Blora pada turnamen BEFL yang dipanitiai oleh PGPJSD A 2014, sebelum mencapai
ke babak perebutan juara 3, SMK N 1 Blora dikalahkan oleh SMA N 1 Tahunan A,
misi balas dendam dan merebut juara 3 harus kandas karena SMA N 1 Tahunan yang
berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, dua gol dicetak oleh Feri
setiawan, masing pada menit ke 7 & 9, sementara satu gol balasan dari SMK N
1 Blora dicetak oleh Rendi pada menit ke 7.20, dengan hasil tersebut SMA N 1 Tahunan
B berhasil memastikan diri sebagai juara 3 pada turnamen Physical Education Futsal and Dance Competition.
Sementara itu SMA N 1 Tahunan A
berhasil melaju sampai ke babak final tetapi mereka gagal menjadi juara setelah
mereka dikalahkan oleh SMA 2 Bae dengan skor 2-0 masing-masing gol dicetak oleh
Aji Soedarsono pada menit ke 11.40 di babak pertama, babak kedua berjalan 00.40
menit SMA N 1 Tahunan A langsung kecolongan melalui gol yang dicetak oleh Dandi
Eko, entah hal apa yang membuat SMA N 1 Tahunan A tidak berdaya pada saat
final, padahal mereka sangat trengginas pada laga sebelum-sebelumnya. Pada babk
32 besar mereka berhasil menkandaskan MAN 1 Kudus B dengan skor 2-0, mereka
berhasil mencetak gol pada menit ke 07.30 oleh Ahmad A di babak pertama dan pada
menit ke 02.00 di babak kedua mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi
2-0 lewat gol yang dicetak oleh Singgih, di hari yang sama mereka harus
langsung bermain lagi di babak 16 besar melawan SMK N 3 Kudus dengan skor yang
sangat mencolok 4-2, pertandingan ini berjalan sangat seru dan menegangkan, di
babak pertama mereka berhasil unggul 2 gol yang keduanya di cetak oleh Singgih
masing-masing pada menit ke 08.56 dan 10.40, tetapi di babak kedua mereka
lengah sehingga SMK N 3 Kudus berhasil menyamakan kedudukan masing-masing pada
menit ke 00.40 oleh Danang dan Agung pada menit ke 03.15, tetapi SMA N 1
Tahunan A tidak menyerah begitu saja, mereka terus menyerang pertahanan SMKN 3
Kudus dan akhirnya pada 1 menit terakhir mereka berhasil menyarangkan 2 gol
yang dicetak oleh M. Husein pada menit ke 14.00 dan Ahmad A pada menit ke 14.55
atai 5 detik sebelum pertandingan berakhir, dengan hasil tersebut SMA N 1
Tahunan A berhasil memastikan diri lolos ke babak 8 besar yang digelar pada
hari minggu (29/4). Di babak 8 besarini mereka harus melawan saudara sendiri
berasal dari Jepara yaitu SMK N 1 Kalinyamatan, pertandingan yang lumayan alot
ini baru ada gol tercipta pada menit ke 07.00 di babak pertama yang dicetak
oleh Singgih (flank) SMA N 1 Tahunan
A namun pada menit ke 13 Risqi pemain
andalan dari SMK N 1 Kalinyamatan berhasil menyamakan kedudukan, dibabak kedua
pertandingan semakin seru, jual beli seerangan terjadi, baru pada menit ke
12.57 SMA N 1 Tahunan A berhasil menambah gol sekaligus mengunci kemenangan
melalui gol yang dicetak oleh Alvin, dilaga semifinal mereka bertemu jawara
Blora tetapi SMA N 1 Tahunan A berhasil melumat habis SMKN 1 Blora dengan skor
4-0 keempat gol tersebut dicetak oleh Didin pada menit ke 03.00 dan 13.55 di
babak kedua dan husein pada menit ke 08.28 dan 09.40, namun pada pertandingan kali ini mereka harus
membayar mahal untuk melaju ke fianl, sang kapten Alvin mengalami cidera engkel
yang mengharuskannya absen di babak final, “ saya sangat sedih ketika saya
harus absen pada babk final nanti, tetapi saya percaya bahwa rekan-rekan saya
akan bisa bermain dengan maksimal dan membawa pulang piala” ucap pemain yang
berposisi sebagai anchor tersebut.
Dibabak final harapan dari sang kapten ternyata berbanding terbalik dengan
kenyataan sebab posisi yang ditinggalkannya merupakan posisi yang sangat
penting bagi tim yang baru berkumpul satu bulan tersebutpun kocar-kacir
dibagian pertahanan, sehingga mereka kalah 2-0 dari SMA N 2 Bae Kudus. “belum
ada pemain pengganti yang bisa menutup posisi alvin, dia sangat penting
dilapangan, selain kemampuannya, sikap kepemimpinannyalah yang sangat kami
butuhkan” ucap sang pelatih.
Dengan hasil ini SMA N 1 Tahunan A
menjadi juara kedua, “Hasil ini cukup memuaskan bagi saya karena tim yang baru
berkumpul satu bulan ini diluar dugaan saya mereka bisa masuk final, padahal
saya hanya menargetkan semifinal untuk tim ini” sambung dari M. Taufiqurrahman.
Diluar dugaan SMA N 1 Tahunan B tim yang bermaterikan kelas 12 dan sudah
berkumpul hampir tiga tahun serta juara
2 kali berturut-turut di kudus pada 2 turnamen sebelumnya justru hanya mampu
menempati posisi ke -3. Tetapi hal tersebut sudah memberikan kepuasaan bagi
sang pelatih, setidaknya materi yang beliau berikan pada saat berlatih bisa
pemain praktikkan di lapangan, terutama untuk pemain SMA N 1 Tahunan A yang
baru berkumpul sebentar. “Alhamdulillah meskipun kita tidak menjadi juara satu
tetapi kita membawa dua piala ke Jepara dan bisa kita berikan ke sekolah,
semoga untuk kedepannya SMA N 1 Tahunan bisa lebih berperan aktif untuk
kemajuan olahraganya terutama futsal” imbuh dari sang pelatih.
Meskipun tidak menjadi pelatih yang
tertulis di struktur organisasi guru dan karyawan di SMA N 1 Tahunan tetapi
Taufiqurrahman tetap tulus dan ikhlas dalam menyalurkan ilmu futsalnya kepada
siswa siswi SMAN 1 Tahunan, karena sudah hampir tiga tahun beliau mengabdi
untuk SMA N 1 Tahunan tetapi tidak ada kejelasan dari pihak sekolah untuk
menjadikannya pelatih tetap.








0 komentar:
Posting Komentar