WELCOME TO MY BLOG

animasi bergerak gif

FEATURE Muhamad Jihan Nur Aziz 6102415036


Sport Jurnalism

IDENTITAS
Nama                                       : Muhamad Jihan Nur Aziz
Tempat, tanggal lahir              : Rembang, 9 April 1996
Jenis kelamin                           : Laki-laki
NIM                                        : 6102415036
Rombel                                    : PGPJSD A 2015
Fakultas                                   : Ilmu Keolahragaan
Perguruang Tinggi                  : Universitas Negeri Semarang



Mengenal Renang dari Negeri Sakura
Jika Anda seorang yang altet renang, pelatih, bahkan pemula, ada baiknya untuk mengikuti berbagai pelatihan renang yang mendukung aktivitas anda. Anda termasuk orang yang kurang beruntung kalau belum bisa berenang. Karena berenang nggak cuma olahraga, justru lebih banyak porsi bermainnya. Berenang merupakan olahraga terbaik karena melibatkan semua organ tubuh untuk bergerak, termasuk juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pernapasan.                  
Selain olahraga yang bagus, berenang juga punya manfaat besar dalam kehidupan. Misalnya, anda bisa semakin menikmati liburan di danau dan pantai, kan enggak asik mati gaya di tepian. Berenang juga merupakan cara survival jika terjadi insiden tak diinginkan seperti banjir atau jatuh ke laut/sungai/danau.

Tapi harus diakui, masih banyak orang yang tidak bisa berenang. Alasannya mulai dari takut tenggelam sampai nggak percaya dirinya bisa mengapung. Tenang aja, gak ada kata terlambat. Semua orang sebenarnya bisa berenang, mau gemuk atau pun kurus.Salah satu rangkaian dari kegiatan International Seminar on Public Health Education (ISPHE) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES), menjadikan renang sebagai primadona.
Serangkaian kegiatanpun tak hanya sekadar memberi pelatihan, namun disitulah para pelatih dan pengajar renang mampu  mengaplikasikan secara langsung dan dapat mejadi  suatu pegangan yang akan diberikan kepada atlit atau murid. Serangkaian kegiatan tersebut meliputi  Swimming Coaching Clinic, Workshop Public Health, dan Conference.   
“Sangat luar biasa dan berharga jika serangkain ini dilaksanakan setiap tahun dan bisa menarik minat dan memberikan pengetahuan kepada pelatih- pelatih di Indonesia ini,apalagi pembicara utama dari pelatih dari jepang yang sekaligus sangat berkompeten didunia perenangan ini“ jelas salah seorang pembicara felix C sutanto.                     
Masing-masing kegiatan mempunyai waktu pelaksanaan yang berbeda-beda seperti Swimming Coaching Clinic yang dilaksanakan Rabu (9/5) bertempat di Kolam Renang Tirta Sekar UNNES. Klinik dipandu langsung oleh pelatih asal negeri sakura jepang Teruko OONUKI dan Loki ICHIKAWA.
K
eduanya merupakan pakar yang expert dibidangnya. Seperti diketahui bersama, Loki Ichikawa merupakan ketua komite member federation japan swimming, Manager lapangan Olympic Games di Tokyo 2020 mendatang, dan international scool Phisical Education staff. Sementara Oonuki, sesorang yang menginspirasi bagi banyak orang disekitarnya, dia adalah leader swimming, OWS (Open Water Swing)istructur qualification.                                 
Acara yang sudah dilaksanakan tersebut sangat bermanfaat banyak bagi pelatih, pengajar dll seperti ungkapan salah satu peseta “saya jauh-jauh dari bogor mengikuti acara ini dengan tujuan mengasah kemampuan saya lagi dan mencari materi baru agar memberikan variasi kepaa peserta didik saya supaya prestasinya lebih bagus dari sebelumnya.
Professional sangat diperlukan dalam mengajar untuk menjadikan seseorang lebih ahli salah satunya dengan cara mengikuti pelatihan renang. Sangat disayangkan apabila pelatih-pelatih renang tidak mengikuti kegiatan ini. Pengalaman mengajar memang diperlukan dalam dunia kerja, tetapi ilmu juga bermanfaat untuk menjadikan kita professional dalam bekerja.           
Pelatihan ini banyak menarik minat mahasiswa, akan tetapi karena brosur yang digunakan untuk promosi menggunakan Bahasa inggris sehingga  banyak mahasiswa yang kurang mengerti. Aulia Nafsan salah satu mahasiswa yang sebenarnya berminat dengan pelatihan ini, karena dia telat mengetahui informasi dan kurangnya kecakapan dia dalam berbahasa inggis sehingga dia tidak mengikuti pelatihan ini. Menurutnya kurangnya informasi dan anggapan biaya yang terlalu mahal menyebabkan dia tidak mengikuti pelatihan ini.                                                               
Adanya pelatihan ini memberi dampak positif salah satunya perbaikan sarana prasarana kolam renang. Sarana prasarana yang sangat kurang memadai, dari mulai tribun yang masih belum jadi, kolam yang kadang airnya berwarna hijau, pinggiran kolam banyak yang rusak. Banyak sekali kerusakan pada kolam renang Unnes, bahkan bisa dibilang tidak layak untuk sebuah pertandingan. Diadakannya ISPHE sangat membantu pembersihan dilakukan agar peserta dan pengisi kegiatan ini merasa nyaman dalam melakukan pelatihan. Saya berharap perawatan kolam renang tidak hanya karena ada pelatihan, tetapi perawatan diperlukan untuk tetap menjaga kelestarian kolam.                Saya bertanya-tanya mengenai pembicara dalam pelatihan ini, mengapa acara yang diadakan rutin setiap tahunnya selalu mendatangkan pembicara dari luar negeri. Menurut saya, pelatih-pelatih renang di Indonesia juga tidak kalah dengan pelatih yang ada di luar negeri. Panitia sendiri mengundang pembicara dari luar negeri tidak bermaksud menyepelekan pelatih renang Indonesia, tetapi berbagi pengalaman dan ilmu dari orang yang berbeda budaya dengan kita juga diperlukan.      
Biaya seminar yang diadakan menurut saya juga terlalu mahal untuk kalangan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang mengandalkan biaya dari orang tua, hanya sedikit yang bekerja untuk mencari tambahan uang saku. Biaya yang terlalu mahal sehingga mahasiswa pun kurang berminat dengan seminar.                                                                                                                      
ISHPE yang diadakan di Unnes selain menarik minat target yang ditujukan juga masyarakat umum agar seluruh masyarakat indonesia yang berkecimpung di dunia olahraga dan kesehatan mampu mendalami dan menjadi ahli dibidangnya. Kegiatan yang dipusatkan diUNNES ini juga akan memberikan dampak positif di kedepannya misalnya, ada seorang yang mengikuti seminar ini dan mampu menyerap materi yang diberikan sehinga orang tersebut juga akan menularkan ke masyarakat sekitar dan masyarakat bisa tertular berkat adanya seminar ISHPE ini.                       
Saya sangat menyarankan untuk yang ingin mendalamai menjadi pelatih renang untuk mengikuti kegiatan ini. Saya mengikuti kegiatan ini karena saya ingin mencari pengalaman dan menambah wawasan tentang dunia renang. Bagi saya renang itu tidak akan ada matinya, saya sudah mengabdikan sebagian hidup saya untuk renang. Saya memang menyukai renang sejak kecil dan hingga saat ini dunia renang sudah tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan saya. Terlebih sekarang saya bisa mencari rezeki dari renang, seperti saya melatih diberi uang transport dan menjadi pemasukan bagi diri saya sendiri. Melalui renang saya bisa menyalurkan hobi dan kesukaan saya, dan melalui mengajar saya bisa membagi ilmu yang telah saya dapat selama ini.                                                                                       



0 komentar:

Posting Komentar